Kamis, 30 Januari 2026 Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Keselamatan Pasien dan Mahasiswa di Lahan Praktek di Ruang Meeting Room lantai 2 Fakultas Kesehatan. FGD dihadiri perwakilan 5 instansi sebagai tempat lahan praktek profesi Ners mahasiswa UM Gresik. Instansi lahan praktek tersebut meliputi RS Ibnu Sina Gresik, RS Menur Surabaya, Puskesmas Alun alun Gresik, Puskesmas Industri Gresik, dan RS Muhammadiyah Gresik.

FGD dibuka oleh Dekan Fakultas Kesehatan Dr. Wiwik Widiyawati, S.Kep.,Ns., M. Kes, beliau menyampaikan bahwa FGD keselamatan pasien dan mahasiswa dilakukan untuk memberikan masukan yang konstruktif bagi praktek profesi Ners UM Gresik kedepannya. Kaprodi Widiharti, S.KepNs., M.Kep memulai diskusi dengan pemaparan Visi misi Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners. Acara dilanjutkan dengan diskusi masukan dari masing-masing instansi lahan praktek.

Mahasiswa profesi Ners sebagai calon perawat profesional terlibat langsung dalam pemberian asuhan keperawatan kepada pasien di berbagai tatanan pelayanan kesehatan. Keterlibatan ini menuntut mahasiswa untuk mampu menerapkan prinsip-prinsip keselamatan pasien, seperti identifikasi pasien yang benar, pencegahan kesalahan pemberian obat, pencegahan infeksi, serta pelaporan insiden keselamatan pasien. Keselamatan pasien (patient safety) merupakan salah satu indikator utama mutu pelayanan kesehatan yang harus diterapkan secara konsisten di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan. Dalam praktik keperawatan, perawat memiliki peran penting dalam menjamin keselamatan pasien melalui penerapan standar asuhan keperawatan, komunikasi efektif, pencegahan infeksi, serta kepatuhan terhadap prosedur operasional yang berlaku. Oleh karena itu, pembentukan kompetensi keselamatan pasien perlu dimulai sejak tahap pendidikan profesi, khususnya pada mahasiswa Program Profesi Ners yang menjalani praktik klinik di lahan praktik.

By Comments off 30 Januari 2026